Tips Mengusir Emosi Ketika Mengemudi di Jalan Raya
Saat berkendara di jalan raya, sangatlah
penting mengendalikan emosi. Jika Anda sulit mengendalikan emosi, bisa-bisa
berkendara jadi kurang aman. Emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan
dari dalam dan luar diri seseorang.
Melalui emosi, manusia bisa merasakan gembira
dan berubah menjadi tertawa, jika Anda kurang bisa mengendalikan emosi maka
akan cepat marah. Stres adalah penyebab paling umum seseorang
menjadi mudah emosi atau marah.
Kondisi ini bisa diakibatkan lingkungan
sekitar, kegiatan sehari-hari, lingkungan kerja dan lainnya yang secara terus
menerus memberi tekanan. Untuk mengatasinya, ketahui lebih dulu
penyebab stres yang sedang dialami.
“Sebagai pengendara yang baik harus mempunyai
pengetahuan dan keterampilan dasar-dasar berkendara yang mengacu kepada standar
keselamatan berkendara. Seperti harus sehat mental dan jasmani (sound
physical and mentally condition) dan selalu berpikiran positif (positif
thinking),” jelas Bintarto Agung, President Director Indonesia Defensive
Driving Center.
Misalkan sebagai pengendara defensif, sebelum
berkendara harus mempunyai persiapan yang baik perihal perjalanan. Dengan demikian, bila terjebak macet Anda
tidak mudah terprovokasi oleh keadaan lingkungan di luar kendaraan. Lalu
dapat mempertahankan suasana hati, tidak egois, dan ingin berbagi dengan
pengguna jalan lain. Sehingga dapat mengurangi tingkat stres serendah mungkin.
Selain itu, selalu berusaha memahami dan mengerti bagaimana budaya berlalu
lintas di Indonesia. Dengan
berpikiran dan bersikap positif, sabar dan selalu berusaha untuk dapat
melaksanakan apa yang disebut dengan 4A (awareness, alertness, attitude,
anticipation).
Hal yang paling penting yaitu selalu mengedepankan
rencanan perjalanan yang baik dan mengatur pikiran Anda (mind set) agar
tidak mudah terpengaruh oleh situasi atau keadaan di luar kendaraan.


Post a Comment