Toyota Indonesia Mampu Pertahankan Produksi Secara Positif
Kinerja produksi PT Toyota Astra Motor ManufacturerIndonesia (TMMIN) masih berjalan positif, hal ini untuk mendukung penjualan
dalam kondisi pasar domestik yang sedang lesu. Pada periode Januari-Maret tahun
ini, Toyota Indonesia mampu memproduksi sebanyak 51.430 unit mobil. Angka
produksi ini naik sebesar 7,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang
hanya mencapai 47.967 unit mobil.
"Produksi Toyota Indonesia ini menggunakan sistem
tarik (pull system), jadi kapasitas
pabrik menyesuaikan dengan besaran permintaan yang masuk. Produksi kami
evaluasi setiap bulan, kuartal, atau semester, jadi dinamis," ungkap Direktur
TMMIN, I Made Dana Tangkas.
Data produksi yang dilansir TMMIN menyebutkan bahwa
pasokan produksi untuk pasar domestik Indonesia mengalami penurunan sebanyak
18,3 persen dan hanya mencapai 23.474 unit. Penurunan ini cukup signifikan
dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 28.747 unit.
Sedangkan dari segi ekspor, Toyota mengalami kenaikan cukup tajam yakni sebesar
45,5 persen pada periode Januari-Maret tahun ini dan menjadi 27.959 unit. Pada kuartal pertama
tahun lalu, angka ekspor Toyota hanya mampu mencapai 19.220 unit saja.
Made mengungkapkan
bahwa 75 persen ekspor Toyota difokuskan ke negara-negara Timur Tengah.
Meskipun kondisi TimTeng saat ini sedang tidak stabil akibat konflik Yaman dan
gerakan pemberontakan ISIS. Namun, Toyota Indonesia tetap optimis untuk
mengekspor mobil ke TimTeng. Toyota juga mengaku bahwa proses eskpor mobil ke
Timur Tengah tidak mengalami gangguan dan tak berpengaruh banyak pada angka
eskpor.
“Tujuan ekspor utama kami itu adalah Arab Saudi dan Uni
Emirat Arab, untuk Yaman jumlahnya tidak terlalu banyak, jadi tidak terlalu
berpengaruh secara total," lanjut Made.


Post a Comment